Setiap Hari Makan Korban, Pemkot Tangerang Dinilai Cuek terhadap Jalan Rusak

- Redaksi

Kamis, 19 Februari 2026 - 15:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA TANGERANG – Kondisi Jalan Husein Sastranegara di wilayah Kecamatan Benda, Kota Tangerang, dikeluhkan warga dan pengguna jalan. Pasalnya, ruas jalan tersebut dipenuhi lubang dan kerusakan yang cukup parah sehingga kerap memicu kecelakaan, khususnya bagi pengendara roda dua.

Berdasarkan pantauan warga setempat, kerusakan jalan sudah berlangsung cukup lama namun belum mendapat penanganan serius dari pemerintah daerah. Bahkan, hampir setiap hari ada saja pengendara motor yang terjatuh akibat menghindari lubang atau kehilangan keseimbangan saat melintas di jalan tersebut.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang warga yang sering melintas mengungkapkan bahwa kondisi jalan semakin berbahaya ketika hujan turun. Lubang-lubang yang tertutup genangan air membuat pengendara sulit memperkirakan kedalaman jalan yang rusak.

“Kalau hujan, lubangnya tidak kelihatan. Banyak pengendara motor yang jatuh, hampir tiap hari ada saja yang jadi korban,” ujarnya.

Selain dipenuhi lubang, kondisi jalan yang menjadi akses penting menuju kawasan bandara dan aktivitas masyarakat itu dinilai sangat membahayakan. Pengendara terpaksa melambatkan laju kendaraan dan saling menghindari lubang, yang berpotensi menyebabkan tabrakan.

Warga pun menilai Pemerintah Kota Tangerang kurang tanggap terhadap kondisi tersebut. Bahkan warga menyebut pemerintahan Sachrudin – Maryono hanya sibuk membengun sektor tengah kota saja.

“Pemerintahan Sachrudin – Maryono hanya sibuk pencitraan di wilayah tengah kota saja. Padahal Maryono itu pernah menjadi Camat di Kecamatan Benda, namun wilayah ini tidak tersentuh pembangunan.” kata Rohim salah satu warga Benda.

Hingga kini, belum terlihat adanya perbaikan menyeluruh, sementara kerusakan jalan semakin meluas dan dikhawatirkan akan terus menimbulkan korban.

Masyarakat berharap pemerintah segera turun tangan memperbaiki Jalan Husein Sastranegara agar tidak lagi membahayakan pengguna jalan. Perbaikan dinilai mendesak mengingat jalan tersebut merupakan jalur yang cukup padat dilalui kendaraan setiap hari.

“Jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa penanganan, warga khawatir jumlah korban kecelakaan akan terus bertambah dan keselamatan pengguna jalan semakin terancam.” tutupnya

Berita Terkait

Proyek Bangunan Liar dibantaran kali Kedaung Sepetan Timur Menjadi Sorotan Warga
Kasat Reskrim Polres Simeulue Pimpin Rakor Satgas Pengawasan Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan
WBP Rutan Kelas 1 Tangerang Dapatkan Penyuluhan Hukum Gratis dari BANKUM GERADIN
Tanpa Bebani APBD, Perbaikan Proyek Pelindung Tebing Bengawan Solo Dipastikan Optimal
Polda Banten Jelaskan Alasan Tidak Ditampilkannya Tersangka Saat Konferensi Pers
Pengukuhan Pengurus  Perwakilan Wilayah Provinsi Banten Media Lensa polri
PERADIN Banten Jalin Silaturahmi dan Kolaborasi Strategis dengan Rutan Kelas I Jambe.
DPW PERADIN Banten Bentuk Panitia Rapat Kerja Wilayah ( RAKERWIL )

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:02 WIB

Proyek Bangunan Liar dibantaran kali Kedaung Sepetan Timur Menjadi Sorotan Warga

Kamis, 19 Februari 2026 - 15:42 WIB

Setiap Hari Makan Korban, Pemkot Tangerang Dinilai Cuek terhadap Jalan Rusak

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:40 WIB

Kasat Reskrim Polres Simeulue Pimpin Rakor Satgas Pengawasan Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan

Senin, 26 Januari 2026 - 17:30 WIB

Tanpa Bebani APBD, Perbaikan Proyek Pelindung Tebing Bengawan Solo Dipastikan Optimal

Senin, 19 Januari 2026 - 07:55 WIB

Polda Banten Jelaskan Alasan Tidak Ditampilkannya Tersangka Saat Konferensi Pers

Berita Terbaru