Afo Lim melalui Foss Group Luncurkan Foodtray TKDN 100%, SNI, dan Bersertifikat Sucofindo untuk Dukung Program Makan Gratis Bergizi

- Redaksi

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, [Tanggal] – Afo Lim, pengusaha nasional melalui Foss Group, resmi meluncurkan foodtray dengan jaminan 100% produk dalam negeri. Foodtray ini dibuat menggunakan bahan SUS 304 berkualitas tinggi dari Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), telah memenuhi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) 100%, mendapatkan Standar Nasional Indonesia (SNI), terdaftar di E-Katalog, dan bersertifikat Sucofindo.

Langkah ini menjadi bentuk nyata dukungan Foss Group terhadap program makan gratis bergizi yang tengah digalakkan oleh Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Program tersebut disambut antusias oleh berbagai pihak, termasuk pelaku usaha di sektor penyedia peralatan makan.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden Suara Independen Rakyat Indonesia (SIRI), Dr. Chandra Setiadji, S.H., M.H., yang akrab disapa Andy, mengapresiasi terobosan ini. Menurutnya, kehadiran foodtray buatan dalam negeri berbahan SUS 304 merupakan terobosan penting untuk mendukung kesehatan dan higienitas makanan yang disajikan kepada masyarakat.

“Afo Lim dan Foss Group telah membantu negara menciptakan lapangan kerja sekaligus memberikan alternatif berkualitas tinggi untuk foodtray. TKDN 100% ini menjadi yang pertama di Indonesia. Selama ini banyak produk foodtray masih diimpor dan tidak menggunakan SUS 304, yang rentan berkarat hanya dalam beberapa bulan, sehingga merugikan masyarakat,” ujar Andy.

Ia menegaskan bahwa misi Presiden Prabowo untuk mencerdaskan bangsa melalui pemberian makanan bergizi gratis harus didukung penuh oleh sektor swasta.

“Peralatan makan yang higienis dan bebas dari bahan berbahaya adalah faktor penting dalam memastikan makanan bergizi yang disajikan kepada rakyat. Oleh karena itu, saya merekomendasikan pemerintah untuk mempertimbangkan kerjasama dengan produsen dalam negeri seperti Foss Group,” tambahnya.

Dengan peluncuran ini, Foss Group menegaskan komitmennya dalam mendukung program nasional sekaligus memperkuat industri manufaktur dalam negeri. Produk foodtray ini diharapkan dapat menjadi standar baru bagi peralatan makan yang digunakan dalam program-program pemerintah maupun sektor swasta.

Tentang Foss Group
Foss Group adalah grup usaha nasional yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari ekspor hasil laut, konstruksi akuakultur, pertambangan, industri makanan dan minuman, hingga manufaktur. Di bawah kepemimpinan Afo Lim, Foss Group berkomitmen untuk menghadirkan produk dan layanan berkualitas tinggi yang mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Berita Terkait

Kapolres Tulungagung Patroli Cek Ketersediaan BBM dan Gelar Jogo Omah, Pastikan Wilayah Tetap Aman dan Kondusif
Samsat Kabupaten Bekasi Telusuri Kendaraan Belum Daftar Ulang, Optimalisasi Pajak Jadi Sorotan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Meresmikan Masjid Apung An-Nur Jakarta sebagai Destinasi Baru Wisata Religi Ancol
LYTO Pictures Rilis Trailer Film Drama Komedi ‘People Pleaser’, Siap Nampol Kaum Nggak Enakan
Empat Aktor dengan Rekam Jejak Film Mentereng Berkumpul di Film Hasut!
Polres Tulungagung Bongkar Tempat Perjudian Sabung Ayam dan Dadu di Desa Bono

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 05:54 WIB

Kapolres Tulungagung Patroli Cek Ketersediaan BBM dan Gelar Jogo Omah, Pastikan Wilayah Tetap Aman dan Kondusif

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:06 WIB

Samsat Kabupaten Bekasi Telusuri Kendaraan Belum Daftar Ulang, Optimalisasi Pajak Jadi Sorotan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Meresmikan Masjid Apung An-Nur Jakarta sebagai Destinasi Baru Wisata Religi Ancol

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:26 WIB

LYTO Pictures Rilis Trailer Film Drama Komedi ‘People Pleaser’, Siap Nampol Kaum Nggak Enakan

Berita Terbaru

News

Jumat, 16 Okt 2026 - 13:40 WIB