
WartaPalemen,Jakarta, 21 Juli 2026 – Seorang tokoh profesi hukum yang diduga dikenal dengan tarif jasa yang sangat tinggi, Hotman, menjadi sorotan tajam setelah insiden yang terjadi dalam sebuah interaksi dengan awak media.
Dalam peristiwa tersebut, ia diduga tidak mampu merespons dua pertanyaan yang disampaikan wartawan secara layak, melainkan bereaksi dengan emosi berlebih serta melontarkan pernyataan yang dinilai melecehkan, yakni menyebut pihak pers tersebut tidak berpikir jernih.
Perilaku yang diduga mencoreng martabat profesi jurnalistik ini memicu respons tegas dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan informasi yang terhimpun, PWI telah mengambil langkah hukum dengan melaporkan yang bersangkutan ke Polda setempat.
Muncul pula adanya tawaran penyelesaian melalui jalur damai yang diduga disertai imbalan bernilai besar, namun hal ini diduga ditolak mentah-mentah oleh pihak PWI.
Berbagai pihak menilai sikap yang bersangkutan terkesan sombong dan angkuh, serta mendesak proses hukum berjalan transparan tanpa intervensi kekuasaan maupun materi, guna menegakkan keadilan dan perlindungan terhadap kebebasan pers sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Republik Indonesia.
Hingga saat ini, belum terdapat tanggapan resmi dari pihak yang dilaporkan terkait peristiwa tersebut.
Red
