
WARTAPALEMEN,SURABAYA – Kunjungan kerja dan silaturahmi yang penuh kehangatan dilakukan oleh Letnan Jenderal Kunto ke Markas Pasukan Marinir 2. Kedatangan tokoh tinggi ini disambut langsung oleh jajaran pimpinan serta anggota, dalam suasana yang kental dengan rasa persaudaraan dan kebersamaan. Kegiatan ini bukan sekadar pertemuan kedinasan, melainkan momen bernilai untuk menelusuri kembali jejak sejarah serta ikatan batin yang telah terjalin sangat lama. Dalam setiap kesempatan bicaranya,
Letnan Jenderal Kunto mengungkapkan rasa gembira dan haru dapat kembali berada di lingkungan pasukan yang dikenal gagah berani ini. Ia secara khusus menceritakan kisah masa lalunya, mengingat kedekatannya yang sudah terjalin sejak usia dini dengan dunia kemiliteran, khususnya keluarga besar Korps Marinir. Sejak kecil, ia sudah kerap melihat, mengenal, dan tumbuh di tengah semangat juang serta disiplin tinggi yang menjadi ciri khas prajurit laut ini. “Kalian bukan hanya sekadar rekan seperjuangan, tetapi bagi saya adalah keluarga sendiri. Sejak saya masih kanak-kanak, nama dan semangat Marinir sudah tertanam kuat di hati saya. Saya tumbuh besar melihat pengabdian dan ketangguhan kalian, sehingga rasa cinta dan hormat ini tumbuh secara alami dan tidak terputus hingga hari ini,” ujar Letjen Kunto di hadapan para prajurit. Kisah masa kecil dan kenangan tersebut disampaikan bukan tanpa makna. Bagi beliau, kedekatan personal yang sudah berlangsung puluhan tahun itu menjadi dasar kuat dalam memahami karakter, tantangan, serta jiwa pengabdian yang dimiliki oleh setiap prajurit Pasmar. Ia mengakui bahwa pengaruh lingkungan dan sosok-sosok prajurit Marinir yang dikenal sejak muda turut membentuk karakter dirinya hingga dapat menduduki jabatan penting saat ini. Di samping berbagi kenangan, kunjungan ini juga digunakan untuk meninjau kesiapan satuan, sarana prasarana, serta kesejahteraan anggota. Beliau menekankan bahwa nilai-nilai kebersamaan, solidaritas, dan semangat korps yang tinggi harus senantiasa dipelihara, sebagaimana yang telah ia lihat dan ia rasakan sejak dahulu kala. Pimpinan Pasukan Marinir 2 menyambut baik kedatangan tersebut dan mengapresiasi rasa kekeluargaan yang senantiasa ditunjukkan. Kehadiran dan cerita kenangan yang dibagikan menjadi suntikan semangat tersendiri bagi seluruh personel, sekaligus pengingat bahwa sejarah dan ikatan batin adalah modal utama kekuatan pasukan. Kunjungan ini ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menjaga tradisi kebaikan, memperkokoh sinergi, dan memastikan bahwa semangat pengabdian kepada negara akan tetap berjalan seiring waktu, sebagaimana kesetiaan yang telah terjalin sejak masa-masa awal tersebut.**
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dynz
