Dugaan Penghinaan Warga Sumbar, IKM Lapor ke Bareskrim

- Redaksi

Kamis, 28 Mei 2026 - 08:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wartaparlemen,Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (IKM) diketahui telah mengajukan laporan resmi ke Bareskrim Polri terhadap sosok yang dikenal sebagai Abu Janda.

Langkah hukum ini diduga berkaitan erat dengan sejumlah pernyataan yang dilontarkan pihak terlapor, yang dinilai secara langsung maupun tidak langsung telah mencoreng nama baik, merendahkan martabat, serta menghina masyarakat Sumatera Barat secara umum.

Laporan ini didasari anggapan bahwa ucapan-ucapan yang beredar tersebut telah menimbulkan rasa sakit hati, keresahan, serta berpotensi memicu gesekan antar lakelompok berbasis identitas kedaerahan yang dapat mengganggu stabilitas sosial.

ADVERTISEMENT

Ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ditinjau dari sisi hukum yang berlaku di Republik Indonesia, tindakan menyampaikan atau menyebarkan ucapan yang bermuatan penghinaan, pencelaan, atau kebencian terhadap sekelompok warga negara semata-mata didasarkan pada asal-usul daerah, suku, maupun budaya yang dianut, diduga memenuhi unsur-unsur tindak pidana. Sesuai ketentuan yang tertuang dalam Undang-Undang Tindak Pidana, setiap orang yang terbukti dengan sengaja melukai kehormatan atau nama baik pihak lain, atau menyebarkan ujaran yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa, dapat dijerat dengan sanksi pidana yang mengikat dan tegas. Aturan ini ditegakkan demi menjamin perlindungan hak setiap warga negara, menjaga kerukunan sosial, serta memastikan keberagaman bangsa tetap menjadi kekuatan utama, bukan sumber konflik.

Pihak IKM dalam penjelasannya menegaskan bahwa langkah pelaporan ini bukan sekadar respons emosional, melainkan upaya sadar dan terukur untuk menuntut kepastian hukum serta menegakkan hak konstitusional masyarakat yang merasa dirugikan. Diduga kuat, pernyataan yang menjadi pokok perkara tersebut telah disebarkan secara luas melalui jalur media elektronik, sehingga dampak negatif dan keresahan yang ditimbulkan dirasakan meluas hingga ke berbagai lapisan masyarakat. Hal ini dinilai memperberat muatan perkara, mengingat penyebaran informasi yang tidak bertanggung jawab lewat media maya memiliki konsekuensi hukum yang lebih serius menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Hingga saat laporan ini diterima kepolisian, belum ada penjelasan resmi maupun tanggapan rinci dari pihak yang dilaporkan terkait kebenaran isi pernyataan, konteks pembicaraan, maupun maksud tersirat di balik ujaran yang dipermasalahkan tersebut. Masyarakat luas pun berharap aparat penegak hukum dapat memproses perkara ini secara objektif, transparan, dan mengedepankan rasa keadilan tanpa memandang latar belakang pihak mana pun. Diduga sangat diperlukan pemeriksaan mendalam dan verifikasi bukti untuk memastikan apakah terdapat unsur kesengajaan, muatan yang melanggar aturan, serta dampak nyata yang ditimbulkan terhadap ketertiban umum.

Kasus ini kembali mengingatkan seluruh elemen bangsa akan batasan tegas dalam menjalankan hak kebebasan berekspresi. Hak berpendapat yang dijamin undang-undang bukanlah kebebasan mutlak tanpa tanggung jawab, melainkan hak yang harus dijalankan dengan tetap menghormati hak orang lain, norma kesusilaan, serta aturan hukum yang berlaku di negara ini. Penegakan aturan dalam kasus ini dinilai penting sebagai pelajaran bersama, agar tidak ada lagi pihak yang merasa berkuasa merendahkan atau menghina kelompok masyarakat lain, karena setiap warga negara berhak mendapatkan perlindungan dan perlakuan yang setara di mata hukum Republik Indonesia.

Red

Berita Terkait

LKKT Karang Taruna Tegal Alur Perkuat Kepemimpinan Generasi Muda, Dorong Pemuda Aktif Bangun Lingkungan
Tiang Miring dan Kabel Semrawut di Jalan Kamal Raya Tegal Alur, Warga Minta Segera Ditata
Rencana Layer Baru Rokok, BCW: Jangan Jadikan Kebijakan Fiskal Sebagai Eksperimen
Misteri Pembunuhan Berantai, Film “Lobang Buaya” Rilis Trailer dan Poster Menuju Tayang 1 Oktober
Gala Premiere  ‘Baby Udon’ di Jakarta Banjir Air Mata diselenggarakan oleh Sumargo Film dan LYTO Pictures
Momentum HUT-RI Ke-81, DPP AWII Tegaskan Komitmen Pengawalan Pers yang Independen dan Merdeka
Sambut HUT ke-81 RI, RW 10 Tegal Alur Gelar Tasyakuran dan Perkuat Semangat Kebersamaan
Gala Premiere Film ‘Dan Bandung’ Sukses Bikin Baper Jakarta!

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 04:16 WIB

LKKT Karang Taruna Tegal Alur Perkuat Kepemimpinan Generasi Muda, Dorong Pemuda Aktif Bangun Lingkungan

Kamis, 3 September 2026 - 06:47 WIB

Tiang Miring dan Kabel Semrawut di Jalan Kamal Raya Tegal Alur, Warga Minta Segera Ditata

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:05 WIB

Rencana Layer Baru Rokok, BCW: Jangan Jadikan Kebijakan Fiskal Sebagai Eksperimen

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:48 WIB

Misteri Pembunuhan Berantai, Film “Lobang Buaya” Rilis Trailer dan Poster Menuju Tayang 1 Oktober

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:06 WIB

Gala Premiere  ‘Baby Udon’ di Jakarta Banjir Air Mata diselenggarakan oleh Sumargo Film dan LYTO Pictures

Berita Terbaru