
TULANG BAWANG BARAT – Kondisi infrastruktur di Tiyuh Tirta Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat diduga tidak sejalan dengan besaran Dana Desa yang diterima. Sejumlah warga mengeluhkan pembangunan yang dinilai mangkrak, sementara Kepala Tiyuh disebut sulit ditemui untuk dimintai keterangan.Berdasarkan data yang beredar di tengah masyarakat, Tiyuh Tirta Kencana tercatat menerima Dana Desa dalam jumlah signifikan selama dua tahun anggaran terakhir: • Tahun 2024: Rp 1.341.237.000 • Tahun 2025: Rp 1.116.502.000 • Total: Rp 2.457.739.000 Namun realisasi di lapangan diduga belum sebanding. Warga menyoroti beberapa poin krusial yang dinilai janggal:1. Infrastruktur Dasar Diduga Mangkrak Penerangan jalan umum (PJU) disinyalir masih minim. Beberapa ruas jalan utama tiyuh juga diduga mengalami kerusakan parah dan belum tersentuh perbaikan. Kondisi ini membuat warga resah, terutama saat malam hari. Aksi kriminalitas seperti pembegalan bahkan disebut warga marak terjadi karena gelapnya jalan dan buruknya akses.2. Transparansi Dipertanyakan Warga mengaku kesulitan mengakses informasi APBDes dan laporan realisasi anggaran. Program pembangunan yang berjalan disinyalir belum merata dan tidak melibatkan partisipasi masyarakat secara maksimal. Dugaan ketimpangan ini yang memicu pertanyaan warga terkait arah penggunaan Dana Desa.3. Akses Komunikasi Buntu Upaya warga untuk meminta klarifikasi langsung diduga selalu gagal. Kepala Tiyuh Tirta Kencana disebut sulit ditemui. Beberapa warga mengaku sudah mencoba mendatangi kantor tiyuh, namun tidak pernah berhasil bertemu langsung dengan pimpinan tiyuh.”Kami tidak menuduh, kami hanya ingin penjelasan. Dana desa miliaran tapi jalan masih hancur dan gelap. Kami khawatir ada yang tidak beres dalam pengelolaannya,” ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.Situasi ini diduga menimbulkan kegelisahan di masyarakat. Warga berharap ada audit dan pengawasan lebih ketat dari pihak Inspektorat maupun Dinas PMD Kabupaten Tulang Bawang Barat terhadap penggunaan Dana Desa di Tiyuh Tirta Kencana.Desakan Warga: • Membuka data penggunaan Dana Desa 2024-2025 secara transparan • Segera memperbaiki jalan rusak dan memasang PJU di titik rawan • Pemerintah tiyuh proaktif menerima dan menindaklanjuti aspirasi warga • Aparat pengawas turun tangan memeriksa dugaan ketimpangan anggaran Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Pemerintah Tiyuh Tirta Kencana. Upaya konfirmasi kepada Kepala Tiyuh melalui sambungan telepon dan pesan singkat juga tidak mendapatkan respons.
Tim Investigasi
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

