
WARTAPALEMEN JAKARTA PUSAT – Sebuah peristiwa kebakaran terjadi pada dini hari Kamis, 4 Juni 2026, tepatnya sekitar pukul 00.12 WIB, di kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Tanah Tinggi 4, RT 09/RW 07, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat. Kejadian yang tercatat dengan kode penanganan “JAYA 65” ini berkembang cukup cepat sehingga menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan warga. Berdasarkan data sementara yang dihimpun, api diduga mulai muncul di salah satu bangunan dan dengan cepat merambat ke rumah-rumah di sekitarnya karena jarak antar bangunan yang saling berdekatan. Akibatnya, tercatat sekitar 30 unit rumah warga mengalami kerusakan berat atau hangus terbakar. Dari jumlah tersebut, tercatat sebanyak 60 Kepala Keluarga dengan total sekitar 300 jiwa menjadi pihak yang terkena dampak langsung kejadian. Hingga saat ini belum dilaporkan adanya korban jiwa maupun warga yang mengalami luka-luka akibat peristiwa ini. Segera setelah menerima laporan, pihak Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan bergerak cepat ke lokasi kejadian. Sebanyak 25 unit kendaraan pemadam dikerahkan untuk melakukan pemadaman, di bawah koordinasi langsung Bapak Triyanto selaku pimpinan lapangan. Berkat upaya bersama petugas, api akhirnya berhasil dikendalikan dan situasi di lokasi saat ini sudah memasuki tahap pendinginan serta pemantauan untuk mencegah kemungkinan munculnya kobaran api kembali. Sementara itu, ratusan warga yang tempat tinggalnya terdampak memilih menyingkir ke tempat yang lebih aman. Sebagai lokasi pengungsian sementara, warga berkumpul di halaman Masjid Al Ittihadiyah yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Proses penanganan dan pendampingan juga didukung oleh tim gabungan dari TRC PSKB dan TAGANA yang mengerahkan sekitar 2 hingga 3 orang petugas untuk membantu kebutuhan warga di lokasi. Mengenai asal mula dan penyebab pasti terjadinya kebakaran, hingga berita ini disusun belum dapat dipastikan secara rinci. Hal ini dikarenakan penyelidikan masih berlangsung untuk mengetahui fakta sebenarnya, sehingga dugaan apa pun yang berkembang belum dapat dijadikan kesimpulan. Pihak berwenang masih melakukan pemeriksaan mendalam guna mendapatkan keterangan yang akurat dan dapat di pertanggung jawabkan.
Seluruh data dan keterangan yang tercantum dalam laporan ini diperoleh dari sejumlah sumber di lapangan, antara lain Ketua RT 09 Bapak Ediansyah, warga sekitar, pihak kelurahan, PSKB, TAGANA, PMI, petugas pemadam kebakaran, kepolisian, Satpol PP, AGD, PPSU, BPBD, serta KSB.
Red.N.Tanjung
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
