
Purwakarta – Kembali terjadi musibah mematikan terkait kelalaian aspek keselamatan kerja. Seorang buruh harian, R (33), tewas tersengat listrik tegangan tinggi saat membantu mengangkat bahan bangunan di lokasi pembangunan rumah di Desa Gunungkarung, Rabu pagi. Kejadian bermula saat besi cor panjang yang diangkut korban tak sengaja menyentuh kabel utama yang terpasang sangat dekat dengan bangunan. Tak ada penghalang, tak ada peringatan jelas, juga tak ada langkah pencegahan yang dilakukan sebelum aktivitas berisiko itu dimulai. Arus listrik menyambar tubuhnya hingga terjatuh, dan nyawanya tak tertolong meski sempat dilarikan ke pelayanan kesehatan terdekat. Fakta ini menegaskan satu hal krusial: aturan soal jarak aman dan prosedur kerja di sekitar jaringan listrik seolah tak berlaku di lapangan. Apakah sosialisasi dari pihak terkait belum menjangkau masyarakat? Atau justru pengawasan di lokasi pembangunan masih sangat lemah hingga risiko fatal diabaikan begitu saja? Pihak kepolisian telah meninjau lokasi dan kembali mengingatkan pentingnya standar keselamatan. Namun, imbauan semata rasanya tak lagi cukup. Selama penataan instalasi, pengawasan, dan pemahaman warga masih di bawah standar, nyawa manusia akan terus menjadi taruhan. Keluarga korban menerima kejadian ini sebagai musibah dan memutuskan untuk tidak melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap jenazah. Peristiwa ini bukan yang pertama, dan dikhawatirkan bukan yang terakhir jika celah keamanan yang nyata ini tak segera ditambal secara serius oleh semua pihak yang bertanggung jawab.
sumber berita : Sie Hum Polres Purwakarta( Joll )
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

