Poin Pidato Prabowo di May Day: Bela Rakyat, Lawan Ketidakadilan

- Redaksi

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wartapalemen.com JAKARTA – Dalam peringatan Hari Buruh Internasional di Monumen Nasional (Monas), Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato yang penuh semangat dan bernada tegas. Berikut adalah poin-poin penting yang diperkirakan menjadi inti pesan beliau:

  1. Berterima Kasih dan Dedikasi untuk Rakyat
    Prabowo mengakui bahwa dukungan dari kaum buruh, petani, dan nelayan menjadi kunci kepercayaan yang diberikan rakyat kepadanya. Ia menegaskan sisa hidupnya akan didedikasikan sepenuhnya untuk melayani dan membela kepentingan masyarakat luas.
  2. Teguran untuk Pejabat dan Pengusaha
    Presiden memberikan peringatan keras kepada para menteri dan pejabat, agar setiap kebijakan yang dibuat selalu diduga berpihak pada rakyat kecil. Ia juga menyoroti bahwa kekayaan boleh dimiliki, namun tidak boleh diperoleh dengan cara yang merugikan atau menindas. “Jangan sampai ada yang merampok hak rakyat,” tegasnya.
  3. Capaian dan Penghormatan terhadap Perjuangan Buruh
    Pemerintah tampaknya telah berhasil mewujudkan beberapa hal penting, seperti pengesahan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT) yang tertunda selama puluhan tahun. Selain itu, penetapan Marsinah sebagai Pahlawan Nasional dan rencana pembangunan Museum Marsinah di Nganjuk diperkirakan menjadi bentuk penghargaan terhadap perjuangan kaum buruh.
  4. Komitmen Lawan Korupsi dan Kemiskinan
    Prabowo menegaskan tidak akan ragu bertindak tegas terhadap praktik korupsi dan penyalahgunaan wewenang yang merugikan negara. Ia juga menyampaikan target mulia, yaitu menghapus kemiskinan ekstrem dan memastikan tidak ada anak Indonesia yang kelaparan.
  5. Ajakan Bersatu dan Rasional
    Di akhir pidato, ia mengajak semua pihak untuk bersikap dewasa. Buruh diminta tetap rasional, pengusaha yang jujur tetap didukung, dan semua elemen bangsa bersatu demi kemajuan ekonomi nasional yang adil dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Santunan Anak Yatim dan Kaum Dhuafa di Bulan Muharram
TERKAIT ISU PEREDARAN BBM SOLAR DI TULUNGAGUNG, SOPIR TRUK KOTAK BERIKAN KETERANGAN: SAYA HANYA MENGANGKUT SUKU CADANG
Dilaporkan ke Polisi, Bank NTB Syariah KCP Plampang Masuk Tahap Penyelidikan Sumbawa Besar NTB
KISAH ANAK BERUSIA 7 BULAN MENGIDAP BERBAGAI PENYAKIT, KELUARGA MENGATAKAN BELUM MEMPEROLEH BANTUAN MAKSIMAL
TUMPUKAN SAMPAH DI LINGKUNGAN RUSUN NAWA FLAMBOYAN BELUM TERKELOLA DENGAN BAIK, DIKHAWATIRKAN SEMAKIN MENINGKAT
PENGUSAHA INDUSTRI TAHU Lb. WANGI DI KABUPATEN TANGERANG DIDUGA BELUM MEMILIKI IPAL SERTA IZIN BPOM DAN SERTIFIKAT HALAL..!!
RMG Siapkan Langkah Ekspansi; Lokasi Kantor Baru Masih Dalam Pembahasan
Peduli Korban Bencana Ulurkan Tangan Bersama Untuk Pemulihan.

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:04 WIB

Santunan Anak Yatim dan Kaum Dhuafa di Bulan Muharram

Senin, 22 Juni 2026 - 08:50 WIB

TERKAIT ISU PEREDARAN BBM SOLAR DI TULUNGAGUNG, SOPIR TRUK KOTAK BERIKAN KETERANGAN: SAYA HANYA MENGANGKUT SUKU CADANG

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:57 WIB

Dilaporkan ke Polisi, Bank NTB Syariah KCP Plampang Masuk Tahap Penyelidikan Sumbawa Besar NTB

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:24 WIB

KISAH ANAK BERUSIA 7 BULAN MENGIDAP BERBAGAI PENYAKIT, KELUARGA MENGATAKAN BELUM MEMPEROLEH BANTUAN MAKSIMAL

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:21 WIB

TUMPUKAN SAMPAH DI LINGKUNGAN RUSUN NAWA FLAMBOYAN BELUM TERKELOLA DENGAN BAIK, DIKHAWATIRKAN SEMAKIN MENINGKAT

Berita Terbaru

News

Santunan Anak Yatim dan Kaum Dhuafa di Bulan Muharram

Jumat, 26 Jun 2026 - 09:04 WIB